WHAT'S NEW?
Loading...

Tipe Aki Motor Basah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Sebagai pemilik motor, ada tipe aki motor yang wajib sobat ketahui. Meski berbeda jenis namun jenis aki motor tersebut semuanya memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai baterai dan media menyimpan arus listrik.


Dari tipe aki motor tersebut, fungsinya pun bermacam-macam, antara lain sebagai sumber tenaga atau suplai listrik untuk setiap komponen yang memerlukan listrik, mulai sistem lighting, sistem starter, hingga sistem aksesori, contohnya seperti alarm.


Selain itu, jenis aki motor ini masing-masing tipe juga diketahui sangat berguna untuk menjaga kestabilan tegangan dan juga penyimpan tenaga listrik yang dihasilkan dari putaran mesin. Oleh sebab itu, karena perannya yang terbilang sangat penting tersebut maka keberadaan aki pada sebuah kendaraan bermotor tak bisa terpisahkan.


Di sisi lain, umumnya aki untuk kendaraan bermotor biasanya memiliki daya tegangan 12 Volt dengan kapasitas yang beragam, bisa 2 ampere atau pun 8 ampere. Di pasaran sendiri, selain memiliki kapasitas yang beragam, setidaknya ada tipe aki motor yang biasanya digunakan untuk kendaraan bermotor.


Seperti yang sudah diutarakan di atas, ada tipe aki motor yang biasa digunakan untuk kendaraan bermotor. Antara lain seperti aki basah, aki kalsium, hybrid, MF (Maintenance Free), dan aki gel. Kelima tipe aki kendaraan bermotor tersebut memiliki kapasitas yang berbeda.


Namun, karena ada beberapa tipe aki untuk motor maka wajar jika muncul banyak perdebatan tentang mana aki yang terbaik diantara kelima tipe tersebut.


Yang jelas bahwa jenis aki motor yang akan kami jelaskan secara mendetail pada bagian ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga, sobat yang ingin membeli aki baru untuk kendaraan bermotor pun tak perlu bingung.


Sebab, dengan mengetahui tipe aki motor yang akan diutarakan pada ulasan kali ini, tentunya kawan-kawan nantinya akan lebih bisa memilih dan mempertimbangkan mana yang paling cocok dengan kendaraan bermotor sobat. Mau tahu ulasannya? Yuk, langsung saja kita simak bersama ulasan mengenai jenis aki motor basah yang dijelaskan di bawah ini!


Tipe Aki Motor Basah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Tipe Aki Motor Basah

Pertama yaitu tipe aki basah. Dari tipe aki motor, jenis aki basah ini sangat sering dan umum kita jumpai atau temukan di pasaran maupun bengkel-bengkel. Jenis aki basah memang dikenal sebagai salah satu bentuk aki standar pada sebuah motor. GS Astra memiliki jenis aki ini.


Selain itu, tipe aki basah ini memiliki kandungan elektrolit yang berupa asal sulfat (H2SO4). Yang cukup menarik, meski ada jenis aki motor yang beredar di pasaran, tipe aki basah ini dinilai masih sangat populer dan masih banyak diandalkan sebagai sumber arus listrik pada sebuah kendaraan bermotor.


Kenapa demikian? Sebab, tipe aki basah ini dinilai cukup ekonomis dan bahkan bisa digunakan lebih dari sekali. Maka, tak heran jika meskipun ada tipe aki motor yang beredar, namun jenis ini menjadi yang paling banyak digunakan tak hanya di motor melainkan juga untuk kendaraan berat lain, seperti truk atau mobil.


Kelebihan Aki Basah

Di bawah ini kelebihan aki basah, antara lain sebagai berikut

Kelebihan aki basah yang pertama yaitu harganya yang relatif lebih terjangkau daripada tipe aki lainnya.

Selain itu alasan lain aki basah masih banyak dipilih juga karena mudah didapatkan atau sering dijual oleh banyak bengkel sehingga tak sulit dalam mencarinya.

Kelebihan aki basah yang terakhir yaitu bisa digunakan lebih dari sekali atau berulang-ulang. Namun, dengan catatan bahwa aki basah harus rutin di bawah dirawat, terutama pengecekan rutin terhadap ketinggian air.


Kekurangan Aki Basah

Selain kelebihan, ada kekurangan aki basah yang harus sobat pahami, yaitu :


Kandungan elektrolit yang mudah sekali menguap merupakan salah kekurangan aki basah ini. Maka, pengecekan ketinggian air aki secara rutin harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu.


Selain itu, kekurangan aki basah juga terletak pada kandungan dari elektrolit itu sendiri. Sebab, elektrolit adalah jenis asa H2SO4 yang memiliki sifat keras sehingga jika bocor atau tumpah akan mengakibatkan kerusakan atau korosi pada bagian tubuh aki yang terkena tumpahan kandungan ini.


Jenis aki basah yang sudah disebutkan di atas memang merupakan salah satu dari tipe aki motor yang paling sering digunakan. Karena penggunaannya yang mudah dan ekonomis maka tak heran jika banyak motor yang memakai jenis aki ini.


Namun, meski memiliki kelebihan dalam aspek keefektifan dan ekonomisnya, dari jenis aki motor yang ada, tipe aki basah juga memiliki kekurangan, terutama pada cairan elektrolitnya tersebut dimana jika bagian tubuh dari salah satu aki terkena cairan ini maka akan menyebabkan korosi, apalagi bagian tubuh yang terkena berjenis besi. Meskipun demikian aki basah tetap menjadi pilihan paling banyak digunakan dari tipe aki motor yang ada.